In

Nostalgia pagi.

Musik favorit pengantar tidurku mengingatkan
bahagia, sedih, senang, dukanya padamu
sedang apa kamu, memikirkanku kah
benakku mengontrol saraf untuk senyum kala itu
mengingat kibasan rambutmu dimalam itu
malam pertemuan dimulainya kisahku
mengingat senyum malu hangat pribadimu
tutur penuh kasih sejuk hatiku

Dulu romantisme diantara kita sederhana
kita berdua manusia yang sangat pemalu
marahmu kala itu kuingat sekali
ketika kujemput tak tepat waktu, lucu
senangnya ketika mencuri waktu dan kesempatan
menyentuh tangan halusmu
sungguh sedikitpun tak ragu

Kini bertahun sejak lepas masa itu
kutemui hal paling dasar darimu
membuatku tak sedikitpun marah
pada alam pada pada waktu pada takdirku
perlahan kutemui sedikit demi sedikit
hal yang kusukai pada wanita dalam dirimu 

Kita sepakat membina hubungan
berbagi kasih sayang lewat perhatian, canda tawa dan tangisan
mengkontruksi solusi memikirkan masa depan
sepakat jadi menusia sederhana bukan berarti menolak mapan
imajinasi masa depan yang kadang melawan zaman
haha cerita malam via telfon yang menyenangkan

Dulu dan sekarang susah dibedakan jarak selalu menang
namun kala rindu sudah memaki fikiran 
segala cara kita temukan untuk bertemu 
walau waktu sering bilang tak memungkinkan
namun kenyataannya memihak selalu 

Semoga semesta alam menjaga niatku, niatmu
menjaga tiap janji untuk bisa kupenuhi
tiap usahamu agar cinta kita tetap suci
pasrah padaNYA agar kelak
harapan dan janji bisa kita nikmati.

Yogyakarta 07:54-21.06.2017

Related Articles

0 komentar:

Posting Komentar