In

Kumpulan Tulisan 2017

SEKAT

Berkat sekat
hubung pekat
tak murni lagi
juangku tak berisi

dibatasi
tak dulu lagi
dikungkung
aku dikurung

gundah gulana
hilang kini gula
larut akannya
garam yang ada

asin rasa
gerak hampa
hanya selektif
hilang produktif

tuturlah aku kawan
kita layak lawan
juang kini angan
lebur jadi bualan.

22 November 2017

Lan

Lan belum kutulis dirimu
tapi kagumku berwaktu waktu, lalu kaku
kita penguasa janji, ingat?
tau kau sekarang jadi pembenci aku

lan belum kutulis dirimu
saat senja nglambor janjiku sebelum juli
kita lanjtkan melukis puisi
berdua bahas bahasa basa basi

lan akan kutulis dirimu
setelah kedipmu nyalaku kembali
namun kau tiada lagi
biar hagiaku membaca juni

lan belum kutulis dirimu
mungkin akan satu waktu kalau aku butuh sosokmu
bukan kini nanti, aku berharap tetap rawat disana
jalan keluarku yang pernah mantap bahagia
pernah sejalan beriring tanpa.

23 Oktober 2017

Cacat Sempurna

Segi tak sama rata
aksara langgar saja
bermain tarung teknik
rajin kau pemikir unik

ku kutuk kau pujangga
kau gen liar tak rusak
kuat kau birahi kata
jujur gumam murni otak

kau pujangga setia
yang terampas putus puistis
membait bait semangat AKU
pelabuhan kecil di senja impresionis.

23 Oktober 2017


Ruang Murka

Kucuci muka
peluh masih ada
kucur helai demi helai
benti terik idaman lunglai

kemana kita? ke awan
imaji kau berlebihan
gia benci siang
bukan terang tapi siang

aku juni tunduk patuh
jambak gerah peluh
mati lampu nafsu genderang
kucabik daging itu berang

20 Oktober 2017


Terima Kasih

Bangun pemuda tadi sejuk dini hari
dipeluknya kembali melodi
diciumnya kembali pemudi
kening sebelah kiri

pejam mata harap khayal lagi
hangat rusuk melodi diam berarti
dipeluknya kembali subuh
semangat fikir meregang tubuh

terima kasih penguasa
tiada tara nikmat ini
untuk kami hagia nusia
ambruk jatuh berdiri, mati.

20 Oktober 2017

Dinamis kunci eksistensi..
tak apa punya ekspektasi
silahkan berkhayal, bermpimpi sesuka hati
tapi jangan fanatik, bersifat ekstrimis
mengumbar kesana kemari
berharap lebih
penuh ambisi
bisa bahaya nanti
kalau semua rencana tak jadi
malu
sedih
sakit hati

24 September 2017

Pertanyaannya Kenapa

Sudut ini
segitiga ini tak terlihat
minim cahaya, teman seperjuanganku mati
untuk sementara..

tadi ada yang bertanya serba apa
aku berfikir sejenak dan tak kuhiraukan
mereka masih bertanya tanya disana
di lorong pergerakan berharap dihampiri jawaban

aku dalam diam juga bertanya ternyata
tak kusadari otakku bekerja tapi apa
apa yang tak sempat ku fikirkan sejak lama
mungkin aku dikonsumsi rasa penasaran

penasaranku bukan hanya sekedar untuk kalian
hasil ciptaan, hasil rencana, produk maha kuasa
pertanyaan terbesarku masalah waktu
bagaimana segala sesuatu dirubah olehnya

alam langit manusia
tiga yang nyata
penuh perspektif
banyak tanya

aku manusia
tujuanku surga
ingin bebas
manusiakan sesama

aku masih dipojok gelap tadi
mengawasi kawan seperjuangan
yang sedang tak sadarkan diri
berharap cahaya perlahan benderang
kutahu hanya pada saat itu aku bisa hilang

pertanyaan dini hari ini kusimpan
agar telatih terbiasa
agar mampu bersyukur
untuk penguasa semesta
apapun caranya.

3 September 2017


Related Articles

0 komentar:

Posting Komentar