Siang putus asa
pepohonan hanya pasrah diterpa
dedaunan menggila anginnya luar biasa
yang jelas angin yang menguasai mereka
ekspresi alam yang mungkin murka
Yang dikehidupannya bahagia
yang dikehidupannya sengsara
yang berdaya penuh kuasa
atau yang kosong tak berisi
hanya putus asa
Jika angin tak meniupmu kala berkeringat, tunggu
jika panas tak kunjung datang kala petani berharap, tunggu
sertai semangat jiwa
Bayangkan becak diimajinasimu siang hari
terparkir tak berdaya disudut kota
namun tak ada yang bakal tau kapan akan berjalan
kapan rodanya akan berputar,
sang tuan erat menggenggam kemudi
menunggu rezeki.
Seperti dirimu
yang kadang mudah lelah akan sesuatu
putus asa merasa hina pada dirimu sendiri
dihantui balada fikiran yang sudah terlampau jauh, takut!
jangan biarkan mereka, segala fikiran itu memangsamu
jadikan becak pinggiran kota tadi semangat imajinasi
harapan ditunggu karna ada, harapan ada karna berharga,
harapan selipan hidup yang sementara
Menunggu angin, hujan, berkah
dan segala yang indah di dunia,
In
Angin berharap
Posted on Jumat, 05 Mei 2017
Angin berharap
stereovoam
12.35
stereovoam
Integer sodales turpis id sapien bibendum, ac tempor quam dignissim. Mauris feugiat lobortis dignissim. Aliquam facilisis, velit sit amet sagittis laoreet, urna risus porta nisi, nec fringilla diam leo quis purus.
Related Articles
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)
0 komentar:
Posting Komentar